Rabu, 29 Mei 2013

Misteri Penemuan Patung di Bulan

Keberadaan mahluk cerdas dari planet lain dan pernah menyumbang kecerdasan di bumi selalu jadi perdebatan. Salah satu misteri yang belum terpecahkan misalnya penemuan patung bergambar malaikat - dinamai: The Angel - di permukaan bulan.

Berita ini sempat dimuat di banyak tabloid empat tahun lalu (2009). Kabarnya, patung ini sebenarnya sudah ditemukan di reruntuhan batuan bulan yang di ambil oleh awak Apollo XI tahun 1969.
 
Nah, Sebenarnya kalangan internal NASA telah lama mengetahui tentang fakta gelap ini, namun mereka merahasiakannya dari publik, yang alasannya untuk mencegah kehebohan yang berlebihan. Rahasia ini akhirnya dibongkar setelah 40 tahun oleh Dr. Charles, seorang mantan ilmuwan NASA yang bertugas mendokumentasikan semua penemuan badan antariksa Amerika tersebut.

"Implikasi dari patung ini benar-benar membingungkan," kata Dr Charles wartawan. "Ini berarti bahwa pada satu waktu bulan memiliki suasana yang kondusif untuk kehidupan. Dan mungkin jadi rumah bagi ras canggih."

Patung The Angel berwujud wanita, dengan rambut panjang yang memiliki sayap. Hasil penelitian yang dibeberkan pada publik menyebutkan, bahwa patung ini telah berusia sekitar 200000 tahun ketika ditemukan, dan kemudian membuatnya dapat dipastikan bukanlah karya dari manusia di Bumi.

Hipotesa yang menghubungkan dengan dewa kuno bangsa Sumeria, Annunaki, dikritisi beberapa peneliti. Dr Miles Fredericks dari Universitas New York membantah, "Ini hanya propaganda kekristenan."

NASA sendiri secara resmi membantah pembongkaran file rahasia oleh Dr Charles. Hanya ada sedikit keterangan bahwa patung ini terus diteliti untuk studi lebih lanjut di sebuah lokasi yang dirahasiakan. Saya juga telah berusaha menelusuri situs-situs berita dan blog-walking guna mencari perkembangan misteri ini, namun belum ada kabar terbaru yang bisa mengungkap, apakah penemuan patung ini hoax belaka, atau justru jadi bukti tambahan tentang kehidupan cerdas yang pernah hadir di bumi. Well, the truth is out there....

5 Penemuan Arkeologi yang Masih Misteri

Kemajuan teknologi dan sains boleh bangga dengan berbagai kemajuan yang dulu hanya jadi khayalan belaka. Pesawat terbang, eksplorasi ke bulan dan planet lain, hingga penciptaan manusia cyborg jadi contoh kemajuan tersebut.
Namun, kita belum bisa menjawab tuntas asal-usul kehidupan. Dan, ketika diyakini berabad-abad lampau pengetahuan belum maju, mengapa lantas muncul penemuan arkeologi yang memutar-balikkan fakta yang ada. Apakah manusia dulu sangat terbelakang, atau justru sudah sangat maju? Atau, mungkinkah ada peradaban lain di masa lalu? 5 Penemuan arkeologi di bawah ini sebagai contohnya.




1. The Voynich Manuscript

 The Voynich manuscript adalah buku kuno yang terbukti sukses membuat para ilmuwan terlihat bodoh. Manuskrip ini merupakan sebuah buku teks yang menyimpan misteri dan maksud didalamnya, terdapat juga ilustrasi didalam buku kuno ini.       


Sebenarnya tulisan tersebut merupakan bahasa, tapi tak seorangpun tahu maksudnya. Dan pasti ada maksud dibalik tulisan tersebut. Tak ada kepastian siapa yang menulis ini, bahkan kapan buku tersebut ditulis.

Manuskrip Voynich diperkirakan ditulis antara tahun 1450 sampai tahun 1520 oleh pengarang yang tidak diketahui dalam bahasa dan sistem penulisan yang tidak diketahui. Manuskrip ini telah dipelajari oleh banyak kriptografer profesional dan amatir. Namun sampai saat ini belum ada yang dapat memecahkan artinya.



2. The Antikythera Mechanism

 
Antikythera mechanism adalah pecahan mesin tua yang ditemukan di bangkai kapal dekat Yunani, yang akhirnya diketahui barang tersebut berasal dari 100 tahun sebelum masehi.

Bisa dibilang, Antikythera mechanism merupakan komputer analog kuno yang dirancang untuk menghitung posisi astronomi. Nyatanya baru sebatas itulah para ahli bisa menebak. Sampai saat ini tak satu pun orang tau di mana Antikythera mechanism dibuat.

Profesor Michael Edmunds dari Cardiff University, yang memimpin sebuah studi tahun 2006 dari mekanisme, mengatakan, "Perangkat ini hanya luar biasa, satu-satunya dari jenisnya. Desain indah, astronomi yang tepat. Cara mekanik dirancang hanya membuat mulut Anda ternganga. Siapapun yang membuat ini telah dilakukan sangat hati-hati ... dari segi nilai sejarah dan kelangkaan, saya harus menganggap mekanisme ini lebih berharga daripada Mona Lisa."

 
3. The Baigong Pipes
 

Di suatu area di China, di wilayah yang tak dihuni penduduk, terdapat tiga pintu pipa segitiga yang dipenuhi besi dan rongsokan yang sudah berkarat di sekitar tepi gunung. Beberapa pipa menusuk jauh ke dalam gunung. Tapi beberapa pipa malah menyambung ke sebuah kolam danau yang asin.

Masih banyak lagi pipa-pipa  yang tidak diketahui letaknya. beberapa ada yang panjangnya 40cm, dan beberapa ada juga yang lebih pendek, tapi sepertinya pipa diletakkan untuk menyusun sebuah bentuk tertentu.

Masalahnya pipa itu diketahui dibuat dari zaman batu, suatu era ketika bingung bagaimana cara memasak daging dengan matang tanpa membakar rambutnya sendiri. Sehingga banyak teori beredar bahwa tempat ini jadi landasan UFO.



4. The Giant Stone Balls of Costa Rica
 
 
Batu bulat (atau bola batu) dari Kosta Rika adalah sekelompok batu berbentuk bulat yang berjumlah lebih dari tiga ratus di Kosta Rika, ditemukan di delta Diquis, Isla del CaƱo. Penduduk setempat menyebutnya Las Bolas, dan juga disebut Bola Diquis. Benda tersebut merupakan hasil karya kebudayaan Isthmo-Kolombia yang terkenal.


Batu-batu tersebut dipercaya telah dibentuk antara masa 200 SM hingga 1500 M. Satu-satunya cara tersedia untuk menentukan waktu pembuatan batu tersebut adalah stratigrafi, dan kebanyakan batu tersebut kini tidak lagi berada di tempatnya semula. Kebudayaan masyarakat yang membuat batu tersebut lenyap setelah kedatangan bangsa Spanyol.

Beberapa mitos beredar seputar batu tersebut, misalnya konon mereka datang dari Atlantis, atau mereka dibuat secara alami oleh alam. Legenda setempat menyatakan bahwa pribumi di sana memiliki obat yang mampu melunakkan bebatuan.

Kebulatan batu-batu tersebut dinyatakan sempurna, atau sangat mendekati sempurna, meskipun beberapa batu diketahui bervariasi antara 5 sentimeter (2.0 in) pada diameternya.



5. The Baghdad Batteries  
The Baghdad Batteries adalah sebuah artifact yang ditemukan di Mesopotamia yang diketahui dibuat pada zaman awal masehi. Benda ini seperti perlengkapan orang mesir zaman dahulu ketika berpergian.

Ketika seorang arkeologis sadar dia bukan hanya menganalisa sebuah pot, dia langsung kaget ketika menyadari bahwa benda itu adalah sebuah baterai. Pot tersebut berisi cairan baterai seperti cairan acid corrosion.

Yang menjadi pertanyaan, bagaimana manusia pada zaman itu bisa membuat cairan baterai dan menggunakannya sebagai lampu?

Gallinipper, Nyamuk Paling Ganas Mulai Mengancam Dunia

Salah satu serangga paling ganas yang pernah dikenal adalah nyamuk Gallinipper (Psorophora ciliata). Konon, rasa sakit gigitannya sama seperti ditikam sebilah pisau.

Gallinipper sama menakutkannya dengan ular piton, ikan hiu, badai tropis, dan bencana lainnya. Saat ini, nyamuk itu sedang beranak pinak dengan suburnya di Florida, Amerika Serikat.



Lompatan jumlah populasi nyamuk ini disebabkan telur-telur Gallinipper menetas setelah hujan badai dan banjir yang menimpa negara itu pada musim panas lalu. Telur yang diproduksi tahun lalu, akhirnya "panen" di musim panas ini.

"Saya tidak terkejut dengan jumlahnya, mengingat angka yang kita lihat tahun lalu. Di saat kita dilanda musim hujan, maka kita akan melihatnya lagi," kata Phil Kaufman, entomolog dari Universityof Florida, sebagaimana dilansir LiveScience.

Kaufman menjelaskan telur Gallinipper sangat tangguh, tidak mudah menetas. Telur bisa bertahan selama bertahun-tahun, menunggu air bah datang yang akan membuatnya menetas.

"Bahkan, saat masih berupa larva, Gallinipper sudah mampu memangsa makhluk kecil yang hidup di air," Kaufman menambahkan. Setelah dewasa, Gallinipper menjadi hama yang rakus. Ia akan mencari mangsa siang dan malam, berbeda dengan nyamuk biasa yang mencari mangsa saat malam dan pagi.

Gigitannya pun bertenaga, bisa menembus pakaian. Tak hanya itu, nyamuk menyeramkan ini juga dikenal sebagai pemangsa hewan peliharaan, hewan liar, dan ikan.


"Ukuran Gallnipper 20 kali lebih besar dari nyamuk biasa. Rasa sakit akibat gigitannya seperti saat Anda ditusuk sebilah pisau," kata AnthonyPelaez dari Museum of Science and Industry di Tampa, Florida.

Sejatinya, nyamuk ini tidak beracun. Hanya saja, itu tadi, gigitannya sangat menyakitkan. Cairan penangkal serangga tidak cukup kuat untuk menangkal Gallinipper, karena ukurannya yang sangat besar.


"Bahkan ada anggapan hanya lapisan perak yang dapat menangkal nyamuk itu. Ini menunjukkan betapa berbahayanya Gallinipper dibanding serangga-serangga lain," kata Kaufman. Semoga nyamuk ini tidak masuk ke Indonesia.

Senin, 27 Mei 2013

The Incredible Hulk

The Incredible Hulk
The big green Hulk, showing his back, Banner dressed in denim with a shoulder bag and head hung low facing forward.
Theatrical release poster
































The Incredible Hulk is a 2008 American superhero film based on the Marvel Comics character the Hulk. It is directed by Louis Leterrier and stars Edward Norton as Dr. Bruce Banner. It is the second film to be released in the Marvel Cinematic Universe. This film establishes a new backstory where Banner becomes the Hulk as an unwitting pawn in a military scheme to reinvigorate the supersoldier program through gamma radiation. On the run, he attempts to cure himself of the Hulk before he is captured by General Thaddeus "Thunderbolt" Ross (William Hurt), but his worst fears are realized when power-hungry soldier Emil Blonsky (Tim Roth) becomes a similar but more bestial creature. Liv Tyler also stars as Betty Ross, Banner's love interest and General Ross' daughter. Marvel Studios reacquired the rights to the character after the mixed reception to the 2003 film Hulk, and writer Zak Penn began work on a loose sequel that would be much closer to the comics and the television series. Norton rewrote the script after he signed on to star, clarifying the film's new backstory. Leterrier redesigned Roth's character, called the Abomination in the comics, from the comics' reptilian humanoid into a monster with bony protrusions. Filming mostly took place in Toronto, Ontario in 2007, where the production attempted to be environmentally friendly.
The film was No. 1 at its box office release—out grossing its predecessor—grossing over $260 million in worldwide, as well as No. 1 for the DVD release.[4] Norton was initially intended to again portray Bruce Banner in The Avengers and other future installments featuring the character, but after talks broke down, he was replaced by Mark Ruffalo, who has signed on to reprise the role in all future sequels.[5][6] However, despite the positive reception towards Ruffalo's portrayal of the character in The Avengers, Marvel chose to put off a possible sequel until at least 2016.[7]

Plot

At Culver University in Virginia, General Thaddeus "Thunderbolt" Ross (William Hurt) meets with Dr. Bruce Banner (Edward Norton), the colleague and lover of his daughter Betty (Liv Tyler), regarding an experiment that is meant, Ross claims, to make humans immune to gamma radiation. The experiment—part of an operation Ross hopes will restart Dr. Abraham Erskine's failed "super soldier" program that created Captain America—fails and exposes Banner to huge amounts of gamma radiation. This has the effect of transforming Banner into the Hulk whenever his heart rate escalates. The Hulk destroys the lab and injures Betty, then flees. Banner, realizing what he has done, leaves the U.S, becoming a fugitive from the U.S. military on orders by Ross.
Five years later, Banner works at a bottling factory in Rocinha, Rio de Janeiro, while searching for a cure for his condition. On the Internet, he collaborates with a colleague he knows only as "Mr. Blue", and to whom he is "Mr. Green". He is also learning meditative breathing techniques from a martial arts expert (Rickson Gracie) to help keep control, and has not transformed in record 158 days. After Banner cuts his finger, a drop of his blood falls into a bottle, and is eventually ingested by a consumer (Stan Lee) in Milwaukee, Wisconsin, creating medical complications. Using the bottle to discover Banner's location, Ross sends a team, led by Russian-born British Royal Marine Emil Blonsky (Tim Roth) to capture him. Banner transforms into the Hulk and defeats Blonsky's team. After Ross explains how Banner became the Hulk, Blonsky agrees to be injected with a small amount of a serum developed as part of the same operation, which gives him enhanced speed, strength, agility and healing, but after time it begins to deform his skeleton.
Banner returns to Culver University and reunites with Betty, who is dating psychiatrist Leonard Samson (Ty Burrell). Banner is attacked by Ross and Blonsky's forces, tipped off by the suspicious Samson. The Hulk dispatches Ross and Blonsky's team and flees with Betty. After the Hulk reverts to Banner, he and Betty go on the run. Banner contacts Mr. Blue, who urges them to meet him in New York City. He turns out to be cellular biologist Dr. Samuel Sterns (Tim Blake Nelson), who tells Banner he has developed a possible antidote to Banner's condition. After a successful test, though he warns Banner that the antidote may only reverse each individual transformation, Sterns reveals he has synthesized Banner's blood samples, which Banner sent from Brazil, into a large supply, with the intention of applying its "limitless potential" to medicine. Appalled and fearful of the Hulk's power falling into the military's hands, Banner attempts to convince Sterns to destroy the blood supply. Ross' forces attack and take Banner into custody with Betty.
Blonsky forces Sterns to inject him with Banner's blood, as he covets the Hulk's power. Sterns warns that the combination of the super-soldier formula and Banner's blood may cause him to become an "abomination". Unconcerned, Blonsky forces Sterns to administer the blood and a gamma charge. The experiment mutates Blonsky into a creature with strength surpassing that of the Hulk. Abomination then attacks Sterns, who gets some of Banner's blood into a cut on his forehead causing it to bulge and mutate him. Abomination then rampages through Harlem. Unlike Hulk, Abomination cannot revert back to normal Blonsky state.
Realizing that the Hulk is the only one who can stop Abomination, Banner convinces Ross to release him. He jumps from Ross' helicopter and transforms after hitting the ground. After a long and brutal battle through Harlem, the Hulk defeats Abomination by choking him with a huge chain, relenting only after Betty's plea to spare him. After having a small, peaceful moment with Betty, the Hulk flees from the scene, and Banner escapes from New York.
A month later, Banner is in Bella Coola, British Columbia. Instead of trying to suppress his transformation, he is attempting to transform in a controlled manner. As his eyes turn green, a grin appears on his face.
In a local bar, General Ross is approached by Tony Stark (Robert Downey, Jr.), who reveals that a "team" is being formed.

Iron Man 3

Iron Man 3
Iron Man 3 theatrical poster.jpg
Poster Amerika Utara


































Iron Man 3 adalah film pahlawan super Amerika Serikat tahun 2013 yang menampilkan karakter Marvel Comics, Iron Man. Film ini diproduksi Marvel Studios dan didistribusikan oleh Walt Disney Studios Motion Pictures.1 Ini adalah sekuel dari Iron Man dan Iron Man 2, sekaligus seri ketujuh di Marvel Cinematic Universe, dan menjadi film besar pertama sejak The Avengers. Shane Black menyutradarai naskah yang ia tulis bersama Drew Pearce yang diadaptasi dari cerita "Extremis" karya Warren Ellis. Jon Favreau, sutradara dua film pertama, menjadi produser eksekutif bersama Kevin Feige untuk film ini.[7] Robert Downey, Jr. kembali tampil sebagai pemeran utama. Gwyneth Paltrow, Don Cheadle, dan Favreau juga berperan kembali sebagai Pepper Potts, James Rhodes, dan Happy Hogan. Guy Pearce, Rebecca Hall, Stephanie Szostak, James Badge Dale, dan Ben Kingsley menjadi pelengkap tokoh utama dalam film ini.
Setelah Iron Man 2 bulan Mei 2010 lalu, Favreau memutuskan tidak menyutradarai sekuel selanjutnya. Pada Februari 2011, Black ditugaskan menulis ulang dan menyutradarai film ini. Sepanjang April dan Mei 2012, pemeran pendukung film sudah ada, termasuk Kingsley, Pearce, dan Hall yang memainkan tokoh-tokoh penting. Syuting dimulai tanggal 23 Mei 2012 di Wilmington, North Carolina. Film ini lebih banyak direkam di North Carolina, selain Florida, Cina, dan Los Angeles. Efek visualnya ditangani beberapa perusahaan, termasuk Scanline VFX, Digital Domain, dan Weta Digital.
Iron Man 3 dialihkan ke 3D saat menjalani pasca-produksi.[8] Film ini tayang perdana di Grand Rex, Paris, pada tanggal 14 April 2013[3] dan dirilis di seluruh dunia pada 25 April 2013 di teater IMAX.[9] Film ini baru dirilis di Amerika Serikat pada tanggal 3 Mei 2013.






Alur

Suatu ketika setelah peristiwa The Avengers, Tony Stark membuat beberapa baju Iron Man di rumahnya. Hobinya itu memunculkan perselisihan dengan kekasihnya, pimpinan Stark Industries yang baru Pepper Potts. Dalam kilas balik ke Tahun Baru 1999, Stark dan ilmuwan Maya Hansen dengan sombong menghindari ilmuwan Aldrich Killian yang meminta bantuan Stark untuk mengembangkan usahanya, Advanced Idea Mechanics.
Di Amerika Serikat masa kini, serangkaian pengeboman yang dilakukan teroris Mandarin memusingkan para agen intelijen karena tidak adanya bukti forensik. Setelah kepala keamanan Stark Industries Happy Hogan menjadi korban salah satu serangannya, Stark bangkit dan mengancam Mandarin lewat televisi. Mandarin menanggapi dengan menghancurkan rumah Stark menggunakan helikopter bersenjata. Potts dan Hansen, yang datang untuk memperingatkan Stark, selamat dari serangan itu. Begitu pula Stark yang baru sadar dirinya berada di pedesaan Tennessee setelah program kecerdasan buatan JARVIS melaksanakan rencana penerbangan yang ia susun sebelumnya untuk melacak Mandarin. Tenaga baju tempur uji coba milik Stark tidak cukup untuk pulang ke California, sehingga dunia meyakini Stark tewas.
Bersama Harley, bocah berusia 10 tahun yang serba ingin tahu, Stark menyelidiki sisa-sisa ledakan di kota itu yang mirip dengan serangan Mandarin di Los Angeles. Ia menemukan bahwa ledakan tersebut dilakukan oleh tentara dari program Extremis, uji coba yang memungkinkan penggunanya pulih dari cedera parah. Akan tetapi, jika metabolisme tubuh pengguna tidak mampu menyerap Extremis, tubuhnya akan panas dan meledak. Setelah para veterannya mulai tidak stabil dan meledak, kematian mereka dipakai untuk menutupi kegagalan Extremis dengan menyusun plot teroris. Stark pertama kali melihat Extremis ketika agen Mandarin, Ellen Brandt dan Eric Savin, menyerangnya.
Atas bantuan Harley, Stark melacak Mandarin hingga Miami. Stark menyusup ke kantor pusat menggunakan berbagai senjata rakitan. Di sana ia mengetahui bahwa Mandarin sebenarnya aktor asal Britania bernama Trevor Cassidy yang tidak sadar dengan aksi-aksi Mandarin. Mandarin sebenarnya adalah imajinasi Killian. Killian memakai penelitian Extremis-nya Hansen sebagai obat keterbatasannya dan mengembangkan program tersebut agar bisa dimanfaatkan veteran-veteran perang yang terluka. Killian mengungkap bahwa ia telah menculik Potts dan memasukkannya ke program Extremis dengan tujuan memberikan Potts kemampuan super dan melawan Stark agar Killian mendapat bantuan Stark untuk memperbaiki kekurangan Extremis.
Killian juga telah memanipulasi agen-agen intelijen Amerika Serikat mengenai lokasi Mandarin dengan menjebak James Rhodes — mantan pengguna War Machine, sekarang ganti nama menjadi Iron Patriot — agar baju tempurnya bisa dicuri. Stark kabur dari tahanannya dan bertemu Rhodes. Mereka mengetahui bahwa Killian akan menyerang Presiden Ellis di Air Force One. Dengan mengendalikan Iron Man dari jarak jauh, Stark berhasil menyelamatkan penumpang dan awak namun gagal menghentikan Killian. Mereka melacak Killian hingga anjungan pengeboran minyak. Di sana Killian akan membunuh Ellis secara langsung di hadapan kamera. Wakil Presiden akan dijadikan pemimpin boneka yang mematuhi perintah Killian dengan imbalan penyembuhan kecacatan putrinya oleh program Extremis.
Di atas anjungan, Stark menyelamatkan Potts, sedangkan Rhodes menyelamatkan Presiden. Stark mengerahkan semua baju Iron Man-nya yang dikendalikan dari jauh oleh Jarvis sebagai bala bantuan. Rhodes mengamankan Presiden, sementara Stark menemukan bahwa Potts selamat dari prosedur Extremis. Akan tetapi, sebelum Potts dapat diselamatkan, anjungan runtuh dan ia jatuh dari ketinggian 60 meter. Stark yang terpaksa melawan Killian menjebaknya di dalam baju Iron Man yang dapat meledak sendiri. Killian selamat dari ledakan baju tersebut, tetapi dibunuh Potts yang ternyata terselamatkan oleh kekuatan Extremis-nya.
Setelah pertempuran berakhir, Stark memerintahkan JARVIS untuk menghancurkan semua baju Iron Man sebagai tanda bahwa ia ingin menghabiskan waktu lebih banyak bersama Potts. Baik Wakil Presiden dan Cassidy ditahan. Potts menjalani operasi untuk menghilangkan efek Extremis dan Stark menjalani pengangkatan pecahan besi di dekat jantungnya. Ia kemudian melempar reaktor jantungnya ke laut, namun tetap menganggap dirinya sebagai Iron Man tanpa baju tempur.
Setelah kredit selesai, muncul adegan yang menunjukkan bahwa narasi Stark sepanjang film sebenarnya merupakan curahan hati kepada seseorang tentang trauma yang dideritanya. Kamera beralih ke Dr. Bruce Banner yang bangun setelah tertidur mendengarkan cerita Stark.

Rabu, 22 Mei 2013

Google Earth Berhasil Menangkap Gambar-gambar Mengerikan


Citra satelit Google Earth banyak menangkap gambar-gambar aneh di bumi ini. Salah satu yang kontroversial:  Monster Danau Lochness.
 
Pada gambar yang tertangkap satelit Google Earth menunjukkan bentuk monster yang lonjong dan memiliki beberapa helai buntut. Salah seorang yang mengaku menjadi saksi mata, Jason Cook mengklaim pernah melihat seekor monster laut berukuran 19 meter di perairan Loch Ness, Skotlandia. Monster ini menjadi mitos yang melegenda di wilayah itu.
 
Google Earth menangkap objek yang diduga monster Loch Ness. (Daily Mail) 
Selain itu, Google Earth juga berhasil menangkap sebuah adegan yang memicu kontroversi di Internet. Banyak yang beranggapan bahwa itu merupakan adegan pembunuhan. Jika benar, bisa jadi itu merupakan adegan pembunuhan yang paling mengerikan.

Seperti diberitakan Daily Mail, 15 April 2013, pada gambar itu terlihat jejak darah di sepanjang dermaga. Ada seseorang yang sedang berdiri, dan satu lainnya tertidur.

Melihat jejak darah itu, banyak yang berkomentar kalau seseorang telah menyeret mayat dan akan membuangnya ke danau.
 'A murder near my house on Google Maps' (Daily Mail)
Gambar yang terdeteksi berada di pinggir dermaga di kota Almere, Amsterdam, Belanda, pertama kali diposting di laman Reddit dengan judul 'A murder near my house on Google Maps'.

Namun, banyak juga yang tidak yakin kalau gambar itu merupakan tindakan pembunuhan. Alasannya sederhana. Gambar yang berhasil ditangkap satelit Google Earth itu terjadi pada siang hari.

Ini bukan pertama kalinya citra satelit Google Earth berhasil menangkap gambar-gambar yang mengejutkan. Pada awal tahun ini, Fiona Powell, melihat gambar hantu pria di sebuah desa yang telah digusur untuk dijadikan lapangan terbang di daerah Gloucestershire Selatan, Inggris.

Gambar bayangan yang menyerupai pria raksasa. (Daily Mail)

 

7 Peninggalan misterius di Dasar Laut


7 Peninggalan Misterius di Dasar Laut

Ketika benua berevolusi, ketika daratan hilang akibat naiknya permukaan air laut, peradaban manusia masa lalu pun ikut terkubur. Banyak yang masih menjadi misteri, seperti misalnya Atlantis. Hanya legenda atau benar-benar nyata? Keberadaanya terus dicari berdasarkan kisah filsuf Pluto 2500 tahun lalu.

Kita lupakan sejenak masalah Atlantis, karena masih banyak penemuan-penemuan lain di dasar samudera yang juga menyimpan misteri. Lihatlah 7 tempat dalam daftar di bawah ini.


 
1. Kota bawah laut Kuba
 
Struktur seperti kota di bawah laut pada gambar di atas tertangkap sonar secara tak sengaja oleh sebuah perusahaan yang sedang melakukan survei pemetaan dasar laut. Temuan pada tahun 2001 di lepas pantai Kuba ini sempat menimbulkan berbagai spekulasi, bahwa inilah Atlantis yang hilang.

Sementara ada juga yang mengaitkan dengan legenda Maya dan Yucatecos, bahwa inilah pulau di jaman kuno yang dihuni nenek moyang mereka sebelum akhirnya lenyap ke dalam laut. Tak ada yang bisa mendukung semua teori tersebut, penelitian masih terus dilakukan di area seluas 200 hektar dan pada kedalaman antara 2.000 dan 2.460 kaki (± 700 m) ini.
 
2. Batu Melingkar di Laut Galilea
 
Pada tahun 2003, para ilmuwan terkejut menemukan struktur batu melingkar yang besar di kedalaman 30 kaki (9 m) di Laut Galilea. Struktur ini terdiri dari batu basal, ditumpuk dalam bentuk kerucut. Besarnya kira-kira dua kali ukuran Stonehenge di Inggris.

Dalam temuan mereka yang baru saja diterbitkan, arkeolog telah mencatat bahwa bentuk ini juga ditemukan pada pemakaman kuno di seluruh dunia. Namun, ukuran di dasar Laut Galilea ini sangat besar. Penelitian masih terus dilanjutkan guna mengungkap misteri ini.

 
3. Lingkaran Aneh di Florida
 
 
Seperti halnya penemuan di Laut Galilea, lingkaran-lingkaran aneh juga berhasil ditangkap oleh citra satelit Google di lepas pantai Florida, North Carolina. Dalam gambar terlihat banyaknya lingkaran di dasar laut tersebut.  Arkeolog masih berspekulasi bentuk lingkaran ini merupakan tipe penguburan kuno dan berasal dari sekitar tahun 8000 SM.



 
4. Struktur batu di Ontario
Di tahun 2005 para penyelam menemukan struktur batu yang unik. Letaknya di kedalaman 40 kaki (12 m) laut Ontario, Kanada. Bentuknya seperti tempurung kura-kura, memanjang dengan permukaan hampir sepenuhnya bertumpu pada batu-batu kecil seukuran bola bisbol. Beratnya diperkirakan 453 kg.

Awalnya mereka menganggap hanya proses ilmiah ciptaan alam, hingga akhirnya para ahli geologi dan arekologi melihat hasil foto. Mereka meyakini bahwa struktur batu itu buatan manusia. Bagaimanapun, fungsi dan alasan berada di kedalaman tersebut masih jadi misteri.



 
5. Stonehenge di Danau Michigan
Menyebut Stonehenge pasti langsung terbayang monumen batu bersejarah di Inggris. Padahal, bentuk serupa juga ditemukan di berbagai belahan dunia. Pada tahun 2007 saat peneliti melakukan pemindaian dengan sonar di Danau Michigan, mereka menemukan serangkaian batu sejajar dalam lingkaran 40 kaki (12 m) di bawah permukaan. Salah satu batu juga tampaknya memiliki ukiran mastodon, sebuah hewan yang telah punah selama 10, 000 tahun.



6. Monumen Yonaguni Jepang
 
 
Sampai sekarang sebenarnya keberadaan monumen Yonaguni ini masih terus diperdebatkan. Pasalnya, sejak ditemukan tahun 1987 silam mash jadi pertanyaan apakah struktur batu-batuan ini dibuat oleh alam atau campur tangan manusia. Kalau misalnya benar dibuat oleh manusia, kemungkinan berasal dari zaman es terakhir atau sekitar 10.000 SM.


  
7. Kota hilang Arab
Seberapa maju sebenarnya peradaban di jazirah Arab, Timur Tengah ribuan tahun sebelum Masehi? Selama ini kita selalu dihadapkan pada kisah jahiliyah, kaum yang suka membunuh dan akrab dengan kekerasan. Bisa jadi, dengan temuan di Teluk Khambat di tahun 2001 membuka tabir masa silam.

Penemuan kota yang hilang ini dibuat dengan bantuan sonar, dan digambarkan sebagai tempat tinggal lengkap dengan sistem drainase, ruang mandi, lumbung dan benteng seperti dari masa pra-peradaban Lembah Indus. Selama investigasi tindak lanjut, daerah itu dikeruk dan beberapa artefak lainnya ditemukan, seperti misalnya peralatan kayu (tertanggal ± 7.000 SM), tulang fosil, tembikar dan lainnya. Sampai saat ini penelitian masih terus dilanjutkan.